Srikandi Kecil Keluargaku




Srikandi kecil keluargaku
Credit Photo:Pixabay.com



Siang tadi sebelum melangkah sholat jumat mendadak ada pesan singkat masuk ke HP ku sekilas kumelirik nama teman karibku yang mengirim,biarlah pikirku nanti saja setelah sholat jumat baru kurespon.
kaget begitu kulihat isinya pesan singkat tersebut usai sholat jumat tadi,bukan teman karibku ternyata yang mengirimkan ponakanku yang sedang menempuh pendidikan di sebuah sekolah menengah atas di Kota Atlas.

Terenyuh juga hati ini campur aduk perasaanku setelah membacanya intinya ponakanku yang satu ini minta dicarikan referensi sekolah kedinasan untuk kelak dia melanjutkan pendidikannya nanti karena sebentar lagi dia akan lulus dari sekolah menengah atas.

 Dari komunikasi dengan dia kutahu sekali tekadnya untuk masuk di sekolah kedinasan dengan alasan yg membuatku haru karena tidak ingin menyusahkan om om nya atau saudara yang lain karena ponakanku ini yatim piatu yang sudah ditinggalkan kedua orang tuanya.

Memang selama ini pun dia menjalani pendidikan disana dengan segala keterbatasannya hanya dititipkan kepada orang yang sudah kami anggap saudara karena saudaranya kebanyakan di Jakarta tapi itu tidak menjadi masalah buat dia untuk berprestasi,bahkan prestasi di sekolah tersebut melebihi om nya dulu yang juga sekolah di sekolah tersebut hehehe

Dengan antusias dia bercerita untuk masuk di STAN sebuah sekolah kedinasan di bawah Kementerian Keuangan,dan dia bertekad untuk sama seperti almarhumah Mamanya dulu yang menempuh pendidikan accounting.Dari cerita dia juga kutahu dia sangat mengidolakan Menteri Keuangan saat ini Ibu Sri Mulyani Indrawati yang kebetulan juga salah satu alumni sekolah menengah atas kami di Kota Atlas.Idolanya selalu menjadi spirit dia dalam menjalani pendidikan supaya menjadi wanita yang smart,cekatan,lugas di kemudian hari.Impiannya menggebu sekali untuk mewujudkan cita cita dia kelak,dan kakaknya juga yang dijadikan semangat dia dalam hal menempuh sekolah kedinasan karena kakaknya yang pertama sedang menjalani tingkat akhir di Akademi Kepolisian Semarang.

Pikiranku menerawang jauh memikirkan ponakanku satu ini yang selama 3 tahun menjalani pendidikan disana dengan segala keterbatasannya bahkan untuk sebuah HP ku pun dia tidak pegang,uang saku jangan ditanya pasti sebuah puasa senin kamis kadang ada kadang tidak mungkin dia korban dari keluarga yang sangat idealis jadi sangat kekurangan dalam hal keuangan walaupun saudara kami ada yang berdinas di kepolisian tapi keuangan keluarga tetap kembang kempis dikarenakan idealis ini pikirku.Dia hanya mengajari les anak anak kecil dilingkungan tempat tinggalnya untuk menambah uang jajannya dia dan sebagai teman dia bermain daripada sepi dirumah sepulang sekolah tapi selama ini tidak mengeluh apapun memang awalnya sekitar 3 bln pertama dia mengeluh tapi akhirnya bisa karena terbiasa.

Di pesan singkat terakhirnya tadi dia bahkan menulis "om hadiri wisudaku kelak di STAN ya om :)" mental baja juga anak ini pikirku dalam menggapai cita cita karena tau sendiri STAN  setiap tahun pendaftraan pasti ada ribuan pendaftar dari seluruh wilayah indonesia,dalam hati kecilku kepada Illahi Robbi berdoa supaya dikabulkan impiannya menempuh pendidikan di STAN dan menjadi abdi negara itulah impian dia,impian yang tidak muluk muluk sepertinya kalau dilihat indeks prestasinya dan menjadi generasi penerus alumni sekolah menengah atas kami yang melahirkan seorang Sri Mulyani Indrawati atau Ibu Menlu Retno Marsudi yang juga alumni sekolah menengah atas kami.

Semoga bertambah satu srikandi di keluarga kami.
Amin Ya Allah AminYa Rabb.

Artikel Terkait

Srikandi Kecil Keluargaku
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email