Sunday, February 5, 2017

Selamat Tinggal Terminal Pulogadung

  Omlagacom       Sunday, February 5, 2017
Selamat tinggal terminal pulogadung
Credit Photo:Dokumen Pribadi


Ditengah hiruk pikuk Pilkada DKI Jakarta yang sangat hingar bingar dan sangat ramai ada cerita terselip pemindahan terminal bus antar kota antar propinsi(AKAP) yang sudah puluhan tahun diterminal legendaris Pulogadung menuju terminal Pulogebang.
Cerita tentang Pulogadung pasti dari kita semua ada yang mempunyai kenangan dengan terminal ini entah itu suka,duka,emosi bahkan kekerasan semua tau betapa kerasnya terminal yang satu ini. Tarik menarik calon penumpang dengan "calo" sudah sangat umum dan masyarakat mengetahuinya jadi jangan heran kalau ada cerita tentang calon penumpang tertipu ratusan ribu untuk naik armada bobrok atau bahkan tidak ada armadanya sama sekali di terminal ini.

Desember lalu Kemenhub dengan tegas memerintahkan bus AKAP pindah menuju Terminal Pulogebang,disinilah kendala mulai terjadi mulai dari akses sulit,sepi penumpang dan alasan alasan lain dari berbagai pihak,bahkan minggu kemarin dengan tegas batas toleransi satu minggu ini harus sudah dilaksanakan semua PO apabila ada yang membandel ancaman  pembekuan ijin usaha PO tersebut akan dilakukan. Memang belum sempurna atau setenar Pulogadung ini si "saudara muda" Pulogebang tapi disini seharusnya memikirkan bersama para stakeholder berbagai kendala yang sedang dihadapi bersama sama karena bagaimanapun kendala yang ada akan terasa mudah diselesaikan secara duduk bersama dengan berbagai kepentingan.

Apa kebudayaan di kita harus dipaksa baru ikut peraturan? Memang sepertinya harus seperti itu,selagi itu untuk kebaikan dan kenyamanan masyarakat luas,tentunya dengan dipermudah akses menuju Terminal Pulogebang,tidak ada lagi para "calo" yang tidak mempunyai hati nurani kepada calon penumpang yang masih awam dengan terminal Ibukota,tidak ada lagi lalu lintas yang semrawut disekitar terminal karena banyak yang ngetem sembarangan disekitar pintu keluar,pokoknya tidak ada lagi hal hal yang merugikan dan mengurangi kenyamanan para calon penumpang diterminal baru tersebut. Memang tugas berat Kemenhub selaku pemegang kendali Terminal type A ini tapi dengan keyakinan para pemangku kepentingan untuk memajukan Terminal Pulogebang semoga saja jalan keluar segera dapat mengatasi masalah yang ada.Dengan sendirinya Terminal Pulogadung akan menjadi kenangan semata disetiap insan yang mempunyai kenangan suka maupun duka dengan terminal ini dan segera membuka lembaran baru dengan Terminal Pulogebang. SEMOGA!!!
logoblog

Thanks for reading Selamat Tinggal Terminal Pulogadung

Previous
« Prev Post

No comments:

Post a Comment