My Office My Mistery

My office my mystery
Credit Photo:Pixabay.com


Anak kecil itu bernama Nala
=======================
Awal tahun  dengan tekad bulat melangkahkan kaki menuju kota pahlawan utk memulai kehidupan baru dalam pekerjaan,perkenalanku dengan seorang wanita bernama Sagi mengantarkan aku menginjakkan kaki dikantor ini dan akan memulai karierku kelak.

Hari pertama masuk kantor ini seperti biasa dlm keadaan canggung tanpa merasakan kejadian aneh apa pun dikantor ini,karena waktu itu tak ada saudara maupun tempat kost terpaksa kerena keadaan aku menempati ruang belakang ini untuk istirahat sementara waktu sampai kondisi keuanganku normal dan dapatkan tempat tinggal.

Malam pertama ditempat ini diiringi rintik hujan dalam keadaan seorang diri
Terlalu dingin pikirku membatin dalam hati yang beku ini
Terkadang ada suara seperti orang berbisik ahh itu hanya ilusiku saja kali ini aku membatin dalam hati walaupun ada sedikit rasa takut.
Lepas tengah malam belum dapat terpejam juga mata ini membatin aku berpikir ini karena hanya adaptasi tempat baru saja gumamku.
Entah jam berapa aku dapat memejamkan mata ini yang lelah tadi,setelah aku terkaget kaget karena ada rasa kaki dipijat seseorang dan aku terbangun dengan terkagetnya dalam keadaan telanjang bawahnya hanya kaosku yang tersisa.

Gilaaaaaa pikirku dlm hati
Adaa apa ini Tuhan
Mimpiii kah?? Gumamku dikeheningan pagi
Pikiranku menerawang jauh sampai batas cakrawala dalam pikiranku.
Cukup lamaa aku melamun dalam pagi ini memikirkan kejadian ini.
Pagi hari rutinitas dikantor lumayan repot dalam pekerjaan,lepas makan siang aku putuskan coba mengobrol dengan mba sagi temanku itu.

"Mba tempat ini seram kah atau pernah dengar yang aneh aneh" mengawali percakapanku dengan dia


Hahaha takut ya? Terbahak dia jawabnya
"Memang kalau suara suara biasalah"
lanjutnya


Ohh gitu ya mba lanjutku


"Ndak usah takut wes santai ae" lanjutnya dalam bahasa suroboyoan.


Its okay mba timpalku


Tak terasa hari ini jam kantor sudah akan berakhir dan pastinya tinggal seorang diri kembali dikantor ini
Karena ini kantorku dan tempat tinggalku sementara waktu.
Bolaaa ya Bolaaa menjadi hiburan tengah pekan UCL biasa begitu orang menyebut,aku pun juga senang melihat hiburan ini tengah malam walaupun masih diselimuti rasa sedikit takut kejadian kemarin itu.
Terkantuk kantuk aku menyaksikan pertandingan bola ini disaat rasa ngantuk ini datang aku menyaksikan bayangan dari belakang pintu kantor ada yg melintas seorang anak kecil,yap anak kecil!!! Berjenis kelamin perempuan tepatnya saat aku melihatnya tepat disampingku melintas jalan sampai keruangan depan
Bengong dan merinding langsung aku saat itu melihat kejadian diluar dugaanku.

Aku hanya sementara numpang disini tolong jangan ganggu karena aku juga tidak ganggu sengaja aku lepaskan kata kata tersebut cukup menggema diruangan itu.
Melangkah aku ke ruangan sholat dibelakang kantor yang biasa anak anak kantor lakukan ibadah.
Kupanjatkan doa kepada ilahi untuk semua kejadian ini dan aku sempat kirimkan doa untuk orang yang sudah meninggal sesuai keyakinanku.

Kupejamkan mata melepas semua lelah kejadian hari ini.
Sosok seorang wanita dan anak kecil mendekatiku dan semakin dekat
Ya aku mengenalinya bukankah anak ini anak yang tadi melintas disampingku saat melihat televisi tadi
Tanpa disadari semakin mendekat dan mengulurkan tangan
Fatima dan ini anak saya Nala mengawali percakapan sambil menjabat tangan saya erat
Anak kecil ini manis dari wajahnya imut bahkan kalau tadi aku lihat dari samping kali ini berhadapan langsung dengan dia.

"Tolong kirimkan doa untuk kami" ucapnya sambil membelai rambut si kecil yang berdiri disampingnya.


Belum sempat aku jawab terdengar sayup sayup suara adzan subuh terdengar aku terbangun dan kaget melihat sekitar tidak ada siapa siapa
Mimpiii lagi pikirku dan teringat sosok si kecil yang datang di mimpiku dan saat di melintas disampingku tadi.

Masih terngiang kata kata "tolong kirimkan doa untuk kami" seperti dimimpiku tadii.
Yahh menghela nafas diselimuti ketakutan kecil dalam hati.
Kuberjanji akan kirimkan doa teruntuk Nala malam nanti dan malam berikutnya..

Doa teruntuk Nala dan Ibu nya
=========================
Seperti malam malam yg lalu,sepi kulewati malam demi malam ditempat ini. Hanya suara kendaraan yg lalu lalanh didepan kantor ini yang melintas.
Seperti janjiku kepada mereka berdua akan kukirimkan doa buat mereka di alam sana,dalam keheningan malam kumenghadap illahi memanjatkan doa sebisaku untuk mereka terasa trenyuh dalam hati ini seperti mengirimkan doa untuk keluarga sendiri.

Derit suara pintu seperti terbuka disaat kumemejamkan mata mendoakan mereka.
Setelah selesai kuberdoa kumenoleh kearah samping kanan kumelihat Ibunya Nala duduk termenung
Kagett ya kaget campur rasa takut dalam diri ini walaupun ini pertemuan kedua karena yang pertama terjadi dalam mimpi tapi kali ini terjadi nyata aku melihat dia.

Dia menoleh tersenyum kepadaku berdesir tubuh ini karena rasa takut yang tidak bisa aku singkirkan


"Mau apa kamu datang kehadapanku"


Spontan kata tersebut terucap dari mulutku..
Hanya tersenyum lagi dan lagi tersenyum kepadaku.


"Kamu orang baik"


Kata tersebut diucapkannya pertama kali
Apa maksud dia pikirku dalam hati sambil sedikit menenangkan diri yang berkecamuk karena ini pertemuan dan percakapanku dengan makhluk dimensi lain.

"Terima kasih telah mendoakan aku dan anakku" sambil menunduk dia ucapkan kalimat tersebut


Sambil tersenyum kecil kujawab

"Aku akan doakan kalian seperti keinginan kalian tersebut"

"Masih illalang tinggi saat kami dibuang ditempat ini"


Deg jantungku berdetak kencang saat aku dengar kalimat tersebut


"Apa maksudmu" kutimpali pernyataan ibunya nala


"Iya ada orang jahat yg memaksa mengakhiri kehidupan kami"


"Jahat jahat sekali perlakuan mereka"


Kumelihat tetes airmata disaat dia selesai ucapkan kalimat tersebut.

"Siapa yang jahat" ucapku serasa ingin mengulik kejadian yang entah kapan terjadi.


"Mereka merenggut kehidupanku dan Nala dan membuang kami ke daerah ini,mereka sudah mendapatkan balasan atas perbuatan mereka" tambahnya dengan muka tertunduk

"Apa keluargamu tahu hal ini dulu" semakin ingin mengajukan pertanyaan terus diriku


"Tidak ada yang mengetahui sampai penduduk sini menguburkan jasad kami ditempat ini" menjawab pertanyaanku ibunya Nala


"Aku memang orang baru didaerah ini jadi tidak mengetahui dahulu ini daerah apa" ucapku serasa teriris hatiku mendengar cerita Ibunya Nala.


"Bukan hanya kami ada masih ada beberapa orang yang senasib dengan kami" inbuhnya


Kutermangu dan memang sering terjadi kecelakaan didepan kantor kami dan hal hal aneh selalu diceritakan pengemudinya yang mengalami tabrakan tersebut.

"Aku mau pamit dan terima kasih telah baik kepada kami"


Membuyarkan lamunanku tentang hal tersebut
"Tidak usah khawatir selama aku bisa pasti akan doakan kalian"


Ucapku membesarkan hatinya.
Sekali lagi dia melihat ke arahku dan mendekatiku berdesir tubuh ini antara takut dengan teman baru yang akan mendekati dengan gaun putihnya dia mendekatiku sambil tersenyum dan sekali lagi mengucapkan terima kasih kepadaku.

Tak berapa lama dia menghilang dibalik dinding kamar ini yang sebagai saksi perbincangan kami berdua dimalam yang sunyi.

Ya Alllah Ya Raab tempatkan mereka disisimu yang terbaik kumohon kepadaMu.
Tak terasa menetes airmataku mengingat perbincangan tadi dengan Ibunya Nala.

Baca : My Office My Mystery Part 2 

   Mimpi yang semakin jelas
=========================
Sepi suasana kantor tiba tiba aku terkaget ada tamu di ujung pintu
Kupersilahkan masuk kedalam

"Ada perlu apa pak" mengawali pembicaraanku
"Bapak perlu bicara denganmu Nak" jawab tamu ini yang mengenakan pakaian adat jawa


"Perlu kamu ketahui itu yang sering kamu lihat dan dalam mimpi itu putri dan cucu bapak,dia dibunuh seseorang karena kehamilannya tidak disukai si pria tersebut Nak"


"Dug langsung aku teringat si Nala" gumamku


"Terus Kek" Timpalku


"Kejam sekali Nak perlakuan mereka" imbuh kakeknya Nala ini


"Tapi mereka dapat pembalasan yang setimpal kabar sebelum kematian mereka dijemput oleh beberapa orang mengenakan hardtop dan mayatnya ditemukan dikebun kelapa sambil terduduk memegang sebuah rokok"

"Balasan yang setimpal,karena mereka juga preman beringas" Lanjut si kakek ini


"Ya Ya Ya pikiranku menerawang ke sebuah era kekejian harus dibalas diluar batas kemanusiaan,bagus!! mereka dapatkan balasannya"


Ohh basah badanku terkaget kena bocoran hujan yang ternyata membangunkan pertemuan mimpiku dengan kakeknya Nala
Aku menerawang jauh pagi ini kasian sekali nasib mereka berdua direnggut secara paksa kehidupan mereka oleh orang orang berhati iblis!!

Menjelang subuh kebersimpuh kepada Sang Illahi sekalian memanjatkan doa teruntuk mereka.

Artikel Terkait

My Office My Mistery
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email