Tuesday, November 29, 2016

Cintaku Sekencang Turbulensi

  Omlagacom       Tuesday, November 29, 2016
Cintaku sekencang turbulensi
Credit Photo:Pixabay.com


"Sial" umpatku menggerutu
Karena penyakit susah tidur belakangan ini kubangun sedikit terlambat dari alarm yang kuset pagi ini.
Bergegas kekamar mandi secepat kilat kuakhiri ritual mandi dipagi yang masih dingin sisa hujan tadi malam.

Kukenakan pakaian yang sudah kusiapkan untuk dinas pagi ini baju putih dan celana biru tidak lupa dasi biru berlogo maskapai tempatku berdinas kebanggaanku untuk membawa si burung besi diangkasa.

Dengan terburu buru masih sempat kulirik arloji masih ada sisa waktu pikirku karena dipagi seperti ini apalagi akhir pekan pasti jalanan masih lengang.
Didepan rumah dengan senyum bak dewa petugas antar jemput dari kantor sudah siap menunggu mengantarkanku menuju bandara.

"Pagi pak" dengan senyum khas ku menyapa


"Pagi juga Capt" sapa beliau yang kutaksir disekitar umur 40 an


"Terbang kemana capt" beliau menanyakan schedule pagi ini


"Ngurah Rai Pak" jawabku


"Masih lengang ya Pak tumben" lanjutku


"Biasa Capt hari libur sepi tidak seperti biasaa macet jam segini" dengan senyum.


Tidak begitu lama sampailah di bandara yang tersemat nama Bapak Proklamator RI.

"Terima kasih Pak sambil menyodorkan tips kepada bapak tadi sambil menarik koper dinasku.


Dengan gagah mengenakan pakaian dinas kulalui semua prosedur pagi ini hingga siap duduk manis di cockpit pesawat.
Ku ambil gadgetku untuk mengabari belahan jiwaku bahwa kekasihmu pagi ini sudah siap untuk menerbangkan si burung besi menuju Ngurah Rai.

" Dah siap berangkat Ngurah Rai non" kukirim pesanku

"Okay ati2 lho wajib ngabari kalau udah landing" balasnya dengan emoticon senyum dan ciuman

"Siap bos" kujawabnya pesannya

Kumatikan hp ku dan menuju cockpit
Yang pagi ini akan terbang bersama Captain nasution capt senior ditempat kami.

"Pagi capt" sapaku


"Pagiiiii,eh ceria banget kau ini" dengan bahasa khasnya


"Halahhh biasa capt begini tiap pagi" jawabku sambil senyum
Tak terasa waktu telah tiba meninggalkan bandara ini mengantarkan pax ke Ngurah Rai.


Kupanjatkan sejenak doa untuk keselamatan kita semua sampai tujuan,perjalanan pagi yang indah melihat awan sepanjang cakrawala seindah hatiku? Entah hanya hatiku yang tau. Puitis? Mungkin
Sampai Ngurah Rai disambut sinar mentari yang memulai memancarkan sinarnya
Sinar kehangatan bagi ini sangat hangat bahkan
Selesaikan tugas di ground lanjut ketempat istirahat dihotel.

Ruang kehampaan ya aku menyebutnya begitu setiap sampai kamar hotel
Aku tidak menyukai saat saat ditempat istirahat seperti ini,pikiranku kadang hampa ditempat sendirian seperti ini.

Orang yang aku cintai juga jauh
Kusambar gadgetku dan ku dial no bernama Noni di phonebook
Tutt....tuttt.....tuttt
Sekali dua kali tidak ada jawaban
"Repot" pikirku
Ya sudahlah kumainkan game untuk mengusir kehampaanku dikamar ini.

Tak lama ada pesan masuk
"Sebentar lagi repot" begitu noni sms
"Yah sudah lah" jengkelku dalam hati
"Sampai kapan begini" umpatku dalam hati
Memang kadang ingin selalu dekat dengan pasangan bukan jauh jauhan yang hanya didekatkan oleh alat komunikasi saja.

Perubahan ini entah disadari atau tidak membuat ada seseorang masuk dikehidupannya
Ya!!! Seseorang yang menjadi teman curhat dia dan mungkin teman dihati dia
Aku tau ini karena dikasih tau seseorang dan info yang sangat valid tidak terbantahkan lagi
"Tapi apa iya"?? Tanyaku kepada iblis dihatiku
" Gak mungkin lah" jawabku dalam hati
Tapi memang ada perubahan dalam diri dia ke aku akhir ini
Walaupun yang kasih info sangat valid tetap kucari tau sendiri kebenarannya dan rasanya seperti melewati awan cb pekat sesak didada ini.

"Gilaaaa" apa apa an ini pikirku
Mau marah tapi aku masih sangat sayang dia!!!! Ya dia sangat kusayang
Tapi kenapa seperti ini perlakuannya.
Padahal tidak pernah sedikitpun aku bermain aneh aneh diluar sana walaupun tau sendiri dilingkunganku seperti apa,sampai detik ini aku masih memegang janjiku tidak selingkuh ataupun hanya mencari teman perempuan diluar.

Aku harus konfirmasi ini,tidak boleh berlarut larut.
Kusambar gadgetku.......
Tapi kuurungkan niatku semakin tidak jelas via hp lebih baik saat ketemu dan kupancing terlebih dahulu sampai tertangkap basah ya ide bagus dari iblis membisikiku sejenak.
Petang ini kembali ke CGK dengan suasana berkecamuk senyum pun mungkin pahit sekali rasanya mengingat info yang barusan kudapatkan.

Tapi tetap kepala dingin seakan tidak ada kejadian ini supaya aku bisa melihat dengan kepalaki sendiri.
"Brukk" kututup pintu kamar saat sampai rumah malam ini
Ingin segera pagi esok hari gumamku
Kusiapkan berkas cutiku untuk menemui kekasihku.
Cuti hanya aku yang tau karena tidak bilang ke orang yang aku cintai ini.

Malam hari
Kringgggg..........Kringggggg....Kringgg
Kusambat gadgetku

"Halloooo"

"Lagi apa ko"? Tanya suara merdu dari sebrang sana

" Nyiapin baju dinas buat bsk Lombok" bohongku

"Bsk terbang?? Pulangnya kapan"? Off kapan? Cerocos dia dari sebrang sana

" Iya Lombok pulangnya esok paginya baru off" Terangku

"Belum bisa pulang nih" sambungku
Iya gpp ati2 lho kalau terbang yo" mengingatkanku

"Okay okay aku beberes dulu yo" pintaku

"Okay,jangan malam tidurnya" sambung dia

"Siap bos"

Huftt percakapan lelah sepertinya membohongi dia,tapi ini kulakukan supaya aku tau yang sebenarnya.
Pagi hari dengan semangat menggebu kulangkahkan menuju bandara untuk menemui kekasihku secara diam diam tanpa memberi tahu dia terlebih dahulu.

Tanpa terasa kusudah menginjakkan kaki ditempat ini rasa cemas was was mengamati tempat sekitar tempat dimana kekasihku akan menemui seseorang sesuai info yang kudapatkan.

Matahari bersinar terik hari ini sepanas hatiku yang terdalam.
Serasa lemas dan tak percaya mataku ini melihat sendiri pada jam yang sesuai info kudapatkan dia datang ditempat yang disepakati.

Ya kulihat dengan jelas dia menemui siapaaa
Kenall!! Bahkan sangat kenal gerutuku
Kuikuti perlahan sampai betul betul dia masuk kekamar no 3317 ya no sialan yang tak akan pernah kulupakan dalam hidupku.

Ingin mendobrak ingin mengamuk tapi tak ada kekuatan untuk itu aku terlintas bidadari dan pangeran kecilku.
Persetan dengan ini semua kulangkahkan kakiku setelah mengetahui ini semua dengan mataku sendiri. Aku akan buat perhitungan esok pada saat off day biarkan sandiwara ini berlanjut.

Tak semangat kujalani bangun tidur kali ini walaupun siang ini dinas menuju tempat kekasihku ya aku akab terbang langsung kesana dalam dinas dan dalam urusan pribadi!! Pikirku
Tanpa senyuman kusapa rekan rekan ground disekelilingku candaan apapun tidak terlalu kutanggapi karena sudah ingin lekas menemui kekasihku yang telah membuat jantungku berdegup kencang menyaksikan kejadian kemarin.

Check list semua cepat berlalu
"Go Ahead " nyaring merdu suara disebrang sana tegas memberi perintah untuk segera meninggalkan kota ini dan akan kutemui lekas pikirku!!! Ya lekasss!!

Semesta seakan seperti suasana hatiku pekat dan rintik hujan seperti airmataku yang tertahan untuk mengalir dipipi ini.
Pikirkanku sudah tidak terlalu fokus kali ini,sampai kejadian mengagetkanku alarm peringatan berbunyi kita mulai check instrumen dalam kepanikan masing masing sibuk mengoreksi problem tanpa disadari semenit kemudian bank angle 4 kali berbunyi sempat kulirik foto bidadari dan pangeran kecilku yang setia bersamaku.

Menit menit krusial dalam hidup kami Ya Tuhan Ya Allah
Semenit kemudian alarm overspeed berbunyi dalam suasana mencekam diatas laut jawa.
Biarlah kubawa pergi rahasia orang yang sangat kucintai dan si burung besi yang kucintai......
Mayday......Mayday.....

Disadur atas lamunan di T3 Ultimate Soetta
logoblog

Thanks for reading Cintaku Sekencang Turbulensi

Previous
« Prev Post

No comments:

Post a Comment