Selamat Jalan Choirul Huda

Choirul huda

Kabar duka datang kembali dari persepakbolaan tanah air setelah petang tadi Kapten Persela Lamongan Choirul Huda meninggal dunia dalam melakoni laga melawan Semen Padang petang tadi.

Ngga sempat liat pertandingannya sih tadi,pertama kali mengetahui dari salah satu follower di twitter yang mengetwit sang kiper sedang di IGD rumah sakit setelah bertabrakan dengan salah satu pemain.

Karena ingin konfirmasi ke rekan juga ngga di balas akhirnya tak biarkan sampai ada update resmi dari twitter Persela Lamongan tentang kondisi terakhir sang kapten.

Dan betul ternyata seperti twit temanku tadi,innalillahi sang kiper kembali ke pangkuan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Salah satu legenda dari Klub Persela Lamongan dan juga Indonesia pastinya sosok seorang Choirul Huda,dedikasi untuk Persela Lamongan dibuktikan sampai akhir hayatnya.

Sang kiper hanya bermain untuk satu klub yaitu Persela Lamongan dedikasi yang tinggi pada saat sekarang ini pemain yang begitu mudahnya untuk pindah klub,di mulai sejak tahun 1999-2017 waktu yang sangat lama dalam satu klub.

Sosok kiper berusia 38 tahun ini yang menjadi andalan di mistar gawang maupun panutan pemain muda Persela Lamongan telah meninggalkan lapangan hijau selamanya.

Mungkinkah namanya akan di dedikasikan untuk nama stadion? Atau jalan di Lamongan? Menarik kita tunggu dari pihak terkait untuk kesetiaan seorang Choirul Huda.

Tak berlebihan menurutku untuk menebus kesetiaan seorang Choirul Huda yang telah membela Persela Lamongan sampai akhir hayatnya.

Semoga keluarga di beri ketabahan di tinggal oleh seorang kepala rumah tangga,suami,ayah tercinta.

Selamat Jalan Captain!!

Misteri Hilangnya Tali Pocong


Misteri hilangnya tali pocong


Bagi sebagian orang bergidik langsung langsung mendengar kata kata tersebut aroma mistis tingkat tinggi langsung hadir.

Tapi bagi orang orang tertentu ada kalanya dengan keberanian bahkan nekat membongkar makam untuk mendapatkan ilmu melalui ritual tali pocong tersebut.

Ngeliat di berita online pagi ini ada sebuah kejadian yang menggemparkan warga desa Mori Bojonegoro tentang di bongkarnya makam jenazah Siti Aminah.

Kain penutupnya sudah koyak,seperti dilepas secara paksa dan dari lokasi kuburan hanya hilang tali pocongnya dan bantalan mayat yang terbuat dari tanah menurut keterangan warga.

Suatu tindakan yang diluar nalar dan sangat kebangetan membongkar suatu makam hanya untuk melakukan ritual pastinya.

Sudah banyak desas desus tali pocong hanya untuk ritual kebal senjata tajam dan sampai bahkan ilmu untuk menghilang.

Dan seringnya juga digunakan untuk kejahatan oleh para pelaku dalam menjalankan aksinya mungkin biar lebih pede atau apalah.

Pernah juga mendengar dari penuturan seorang petugas yang menangkap maling,kata beliau jimat para maling ya aneh aneh salah satunya tali pocong beliau pernah mendapatinya pada medio tahun 1999 tempo hari.

Dan si maling lupa sepertinya ada pepatah di atas langit masih ada langit pepatah yang selalu benar.

Dan petugas pun sudah mengetahui hal hal beginian kok hehehe keren kan,untuk menghadapi seperti ini ataupun kebal senpi petugas sudah punya trik yang nyeleneh juga kok yang pasti di atas langit masih ada langit selalu berlaku.

Stop maling tali pocong ingat di atas langit masih ada langit dan pastinya petugas tetap akan memburu kalian walau dengan jimat apapun.


Referensi :

http://m.jpnn.com/news/misteri-hilangnya-tali-pocong-dari-jenazah-siti-aminah


Air Supply

Air Supply


Tombo kangen Air Supply akan hadir di Surabaya pada bulan desember nanti asik asik pasti podo nunggu yo Cuk!!

I can see the pain living in your eyes And I know how hard you try You deserve to have so much more I can feel your heart and I sympathize And I'll never criticize all you've ever meant to my life I don't want to let you down I don't want to lead you on I don't want to hold you back From where you might belong You would never ask me why My heart is so disguised I just can't live a lie anymore I would rather hurt myself Than to ever make you cry There's nothing left to say but good-bye You deserve the chance at the kind of love I'm not sure I'm worthy of Losing you is painful to me My heart is so disguised I just can't live a lie anymore I would rather hurt myself Than to ever make you cry There's nothing left to try Though it's gonna hurt us both There's no other way than to say good-bye 

Sopo tau Goodbye tenanan wkwkwkkw 

https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-3667268/wow-air-supply-akan-konser-romantis-di-surabaya

Sebuah Cerita Dari Rumah Dinas

Sebuah cerita dari rumah dinas


Pagi tadi dapat info dari ponakan yang mulai cerewet akhir akhir ini kepadaku. Diberitau akan ada boyongan barang barang dari rumah dinas bapaknya ke tempatku di gubuk dibilangan Jakarta Timur yang hampir tak terawat setelah kosong dalam waktu yang cukup lama.

Ya Pak de kami mulai menyisihkan waktunya buat mengepaki barang barang dari rumah dinasnya karena sebentar lagi akan memasuki pensiun.

Heboh ya pasti heboh dengan banyaknya barang tersebut ketambahan nggak punya rumah di Jakarta suatu kendala besar pastinya.

Untung ada gubuk kosongku yang lama tak terawat setelah ditinggalkanku sementara waktu. Akhirnya tumplek blek jadi satu disitu menurut ponakanku.

Rumah dinas Pakde memang nyaman dan beberapa waktu lalu memang aku sempat tinggal juga disitu tapi lama kelamaan nggak enak juga karena ngerasa merepotkan.

Apalagi Pak de kami orang yang sangat idealis bagi dia mobil dinas saja selain dia nggak boleh siapapun pakai hehehe
Makasih Mas Gatot dan Mas Samsul yang suka kucing kucingan dulu mengantarku.

Bicara masalah mobil bahkan dia sampai akhir masa dinasnya hanya punya satu mobil tua yaitu VW ya mobil itu,jadi jangan dibayangkan mobil mewah yo.

Cukup banyak kenangan di rumah itu mulai dari yang jaga ataupun mbok e yang asisten rumah tangga yang selalu masak serba santan masa masaku disitu dulu.

Untuk saat ini Pak de harus siap untuk meninggalkan rumah tersebut karena sebentar lagi usai sudah pengabdian sebagai abdi negara,wes tuwek okehno ibadah. Hehehehe

Dan semoga nggak post power syndrome yaa hihihi udah cukup melihara ayam dan kalau bisa menanam kaya biasanya di gubug baru nanti.

Apalagi ketambahan ponakan satu lagi yang baru turun dari Megamendung pasti tambah rame gubug yang lama telah kosong itu nanti oleh guyonan mereka.

Di gubug milik sendiri pasti lebih enak dinikmati daripada harus berlama lama di rumah dinas menurutku dan ternyata walau masih MPP Pak de sudah punya pikiran untuk pindah.

Semoga pada betah di gubug "derita" yang sudah lama menjadi sarang puluhan demit.

Selamat Datang..






Tips Ngeblog cepat dari HP

Tips ngeblog cepat dari hp
Dokumen Pribadi


Kadang ilham tulisan blog hadir dimana pun kita berada tanpa melihat waktu dan tempat terkadang pula karena keterbatasan tanpa ada PC ataupun Laptop disamping kita untuk menuangkan ide tulisan tersebut.

Manakala kita menunda terkadang sudah hilang ide tulisan yang akan kita rangkai menjadi sebuah artikel blog.

Berikut tips ngeblog cepat dari HP yang selama ini kulalui.

- Download aplikasi blogger di play store 

-Pilih akun email yang terhubung dengan blogger

- Mulai menulis artikel 
Tips ngeblog cepat dari hp
Dokumen Pribadi

- Tekan done setelah selesai menulis artikel 
Tips ngeblog cepat dari hp
Dokumen Pribadi
- Pilih label untuk artikel postingan lalu tekan publish
Tips ngeblog cepat dari hp
Dokumen Pribadi
- Finish artikel sudah terpublish.

Memang menggunakan aplikasi blogger via playstore banyak sekali keterbataasannya,untuk yang ini yang tidak tau mengapa google seperti tidak mengaupdate aplikasi miliknya sendiri.

Tapi bagaimanapun cukup membantu untuk posting cepat artikel,seperti hp 2G ini juga cukup membantu untuk membuat artikel cepat di HP.

Selanjutnya untuk mengupload atau memperbaiki spasi paragraf bisa dilakukan di browser kesayangan kita dalam hal ini karena keterbatasan jaringan 2G menggunkan opera browser 
Tips ngeblog cepat dari hp
Dokumen Pribadi
Demikian ngeblog cepat dari HP untuk selamatkan ide ide brilian yang kita dapatkan supaya tak keburu hilang ditelan angin.

Malam 1 suro

Malam 1 suro
Dokumen Pribadi


Malam 1 suro telah berlalu beberapa hari lalu,mungkin selama ini ada hal hal yang diluar nalar saat malam 1 suro entah mitos ataupun hanya sugesti.

Terlepas dari mistos atau apapun,barangkali ada yang melakukan perjalanan dan melihat hal hal aneh dalam perjalanan mungkin hal biasa pada malam tersebut.

Entah kenapa setiap malam 1 suro senang untuk mengeksplor dalam perjalanan yang diselimuti aroma mistis pastinya.

Seperti tahun tahun lalu yang menjumpai beberapa pengalaman seru pada malam tersebut dan menjadi sebuah bundelan cerita dalam file mistis.

Kali ini perjalanan menyusuri pantura jawa start dimulai sekitar pukul sembilan malam daru kota pahlawan menuju kota atlas PP tidak banyak cerita yang dijumpai di lapangan.

Hanya 2 momen yang dapat dijumpai selama melakukan perjalanan tersebut,tidak seperti tahun tahun lalu via jalur selatan yang cukup banyak momen terjadi.

Kejadian pertama saat melewati daerah pangkah tuban yang kanan kiri tidak berpenduduk melihat sekumpulan orang membawa obor sedang berjalan beriringan menyusuri jalan raya tersebut,segera kucolek rekan dalam perjalanan untuk memastikan serombangan orang tersebut,tapi teman ini tidak lihat apa apa sesuai yang dia katakan kepadaku. Dan posisi pada saat itu kendaraan bus kami tidak melaju kencang seharusnya dia dapat melihat nyatanya dia tidak lihat apa apa.

Untuk yang kedua terjadi sekitar 200m dari gapura perbatasan Jatim - Jateng dengan penampakan rombongan seperti di Pangkah tadi dan membawa obor pula,kucolek kembali teman untuk memastikan dan nyatanya seperti tadi tak ada penampakan apapun yang dilihatnya padahal jelas dalam mataku terlihat seperti rombongan tadi.

Itu semua terjadi pada saat malam 1 Suro terlepas apapun yang dilihat,kami bersyukur tidak terjadi apa apa dalam perjalanan kami atas perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Dalam empat tahun terakhir selalu ada cerita pada saat malam satu suro dalam perjalanan yang dilalui dan terbungkus rapi dalam file mistis. Sebuah perjalanan yang menjadi momen tersendiri dalam pergantian tahun baru.

Selamat Tahun Baru Hijriah 1439H

Janji Di Tepi Kapuas

Janji di tepi kapuas
Credit Photo : pixabay.com


Dengan wajah sumringah dan ceria kukeluar dari tempat wawancara tadi tahapan demi tahapan sudah kulalui dengan sangat meyakinkan sehingga sang pewawancara mantap menerimaku di tempat ini.

Terbersit keinginan kuhubungi laras,tapi nanti sajalah pikirku pasti jam jam segini dia sedang sibuk dengan tugas rumahnya.

Kulangkahkan kaki menyusuri sekitar tempat kantorku sebelum kembali menuju ke tempat tinggal temanku,pengenalan lokasi sekitar tempat kerjaku ini.

Anganku mulai berandai andai meniti karier di tempat ini dan secepatnya untuk kembali kepada laras kelak yang sudah menungguku nan jauh disana.

Tersenyum sendiri bila kumengingat waktu wawancara tadi,entah karena kasian atau apa setelah mengetahui diriku dari luar pulau seketika itu pula menjadi antusias si pewawancara dan akhirnya memberi keputusan untuk menerimaku sebagai bagian pegawai di tempatnya.

Matahari tepat di atas kepalaku sinarnya sangat terik pada hari ini suasana ibukota dengan segala aktifitasnya,berada di pusat kota seperti ini pemandangan yang sangat jamak adalah mobilitas tinggi masyarakatnya.

Pikiranku gamang antara tinggal di tempat temanku selama satu bulan ini atau langsung mencari tempat sendiri.

Tapi kuingat pesan Mba Erna yang menyarankan untuk tinggal beberapa bulan awal setelah bekerja di tempatnya sambil aku membiasakan diri di kota ini menurutnya.

Sebuah saran yang bagus menurutku karena untuk semakin mengenal kota ini dan pastinya untuk membuat normal keuanganku dulu tentunya.

Sebuah kebaikan dari seorang sahabat yang tak akan kulupakan sampai kapanpun pastinya.

Dalam lamunan semakin banyak keringat mengalir dari dahi karena teriknya panas pada hari ini,kuputuskan untuk menyusuri jalan menuju halte bus yang akan kunaiki menuju pulang.

Dengan senyum mengembang kulangkahkan kaki menuju halte karena keinginanku sudah terkabul hari ini tinggal menunggu esok untuk memulai aktifitas baru di kota ini.

Memulai aktifitas untuk merajut asa di kota ini untuk menggapai cita cita bersama orang yang kukasihi kelak yang sudah menunggu di sana seorang diri dalam kekalutan.

Dan pastinya nanti dia akan tersenyum bahagia setelah kukabari kabar bagus ini dan tentunya tidak khawatir lagi akan nasibku ini.

Sekilas senyum laras menghinggapiku dalam suasana bahagia ini senyum yang selalu kurindukan senyum yang selalu kunantikan di hari esok kelak untuk setiap saat ada di dekatku.

Bersambung .....